seketika.
ragaku terlalu hangat untuk suasana yang beku
mentari meyapa
mengajak berlarian bersama
mengantarkan pada senja indah
yang telah aku rindukan sedari dulu
menikmati lagi
diatas jalan mempercepat waktu
menyaksikan yang lain bersenandung atau melamun
sementara
kan ku amati tiap cela dunia
percayalah
aku meyukai dirimu wahai waktu
namun kau yang tak tau malu
menyaksikan aku bersama sendu
menyakiti dengan keaadan
kau tak mengerti wahai waktu
aku selalu bersamamu
namun tidak dengan dirimmu
Kemarin (26/03) 42 Mahasiswa Stisipol Candradimuka Palembang Semester 2 Regular Pagi melakukan nonon bareng film Moonrise over Egypt. Bersama Ibu Sumarni Bayu Anita S.Sos M.A selaku Dosen Pmebimbing Mata Kuliah Public Relation. Kami juga diberi tugas menganalisis film dan mengetahui mengapa pihak penyelenggara melakukan nonton bareng bersama mahasiswa.
Film Moonrise Over Egypt produksi film Tiga Visi
Selaras (TVS) Films yang ditayangkan serentak di Bioskop seluruh Indonesia
pada tanggal 22 maret 2018 dan pada tanggal 21 April 2018 film ini juga ditayangkan
premier di Australia
Film Ini menceritakan seorang tokoh perjuangan yaitu
Haji Agus Salim yang diperankan oleh Pritt Timothy. Haji Agus salim adalah
tokoh Nasional pejuang kemerdekaan yang diberi misi diplomatik demi mendapatkan
pengakuan de juredari
Pemerintah Mesir. Bersama dengan rekan-rekannya seperti Abdurrrahman Baswedan,
Wakil Materi Penerangan (Vikri Rahmat), Mohammad asidi, Sekjen Departemen Agama
(Satria Mulia), serta Razi Datuk Sutan Pamuntjak, pejabat Departemen Luar
Negeri (drh Ganda).
Perjalanan dalam mendapatkan Diplomasi tersebut
tidaklah mudah, karena Duta Besar Belanda untuk Mesir saat itu Willem Van
Recteren Limpurg (Harry Bond Jr) meluncurkan serangkaian taktik untuk
mengagalkan misi para delegasi Indonesia tersebut didampingi oleh ahli
strategis bernama Comelis adriaanse ( alex Juhunnany). Mereka melakukan lobi
politik terhadap Perdana Menteri Mahmud Fahmi El Nokrashy Pasha (Mark Sungkar).
Ditambah lagi, adanya mata-mata dalam kelompok delegasi Indonesia.
Situasi ini membuat Agus Salim beserta rekan rekan
resah dan kekurangan dana untuk hidup di Mesir menunggu keputusan dari Perdana
Menteri Mesir. Namun atas strategi yang jitu dari Haji Agus salim dengan
meyakinkan Perdana Menteri bahwa Indonesia dan Mesir adalah saudara apalagi
sesama umat muslim, walau berbeda tempat dan negara tetap harus saling membantu
dan mendukung.
Film ini juga terdapat bumbu romansa serta drama
yang dimainkan oleh beberapa karakter lain seperti Reza Anugrah (Zain Hasan),
Bhisma Wijaya (Hisyam) dan Ina Marika (Zahra).
Film Moonrise Over Egypt ini adalah film perdana
yang dari rumah produksi TVS Film. Di berikan judul dalam bahasa inggris agar
film ini dapat menembus pasar Internasional. Film ini juga merupakan acuan
rumah produksi film ini untuk film kedepannya.
Diadakannya nonton bareng dengan mahasiswa karena pihak
penyelenggara ingin membuka wawasan atau mengingatkan kembali tentang perjuangan
seorang tokoh Nasional Haji Agus Salim beserta para rekan dalam usaha mereka
mendaptkan diplomasi kemerdekaan dari negara lain.