Friday, March 29, 2019

Ide Cerita Film Karya Saya (Sebagai sutradara)

Assalamualaikum
Selamat datang kembali para pembaca setia yolanaola!
kali ini yola bakal ceritain gimana sih rasanya jadi sutradara dan yola buat film apa nih kali ini?

oke yola mulai dengan gimana yola dapet ilham cide untuk film yola sendiri. berhubung yola dapet film yang bergendre horor mau gak mau yola harus mikir cerita apa sih yang seru dan menakutkan. kberawal dari suka horor tapi yola penakut hehehe jadi yola lebih menekankan horornya pada teror dan sejenisnya. no seta setanan apalagi kuntilanak

berikut sinoposis fil yang yola buat


I love you

Diana adalah salah satu mahasiswi di STISIPOL Candradimuka palembang. Diana adalah mahasiwa baru di kampus tersebut. Diana mempunyai kecantikan baik dari rupa, sifat maupun tutur kata,namun orangnya sedikit cuek dengan sekitar. Banyak mahasiswa yang mengagumi bahkan menyukainya. Sudah banyak mahasiswa yang mencoba mendekatinya bahkan menyatakan perasaannya secara langsung, namun ditolak oleh diana.
Salah satunya adalah tito, mahasiswa cerdas namun pemalu. Tito juga diam-diam menyukai diana. Namun karena rasa minder yang begitu besar, tito hanya dapat mengamati dan mengagumi diana dari kejauhan. Saat didalam kelas, saat dikantin, bahkan pulang sekolah diam-diam tito mengkutinya. Secara diam-diam pula, tito mencari tau semua tentang diana. Baik rumhanya, hobi dan kesukaan diana, warna kesukaan, lagu favorit, makanan kesukaan, bahkan sifat-sifat diana telah tito ketahui.
Diana mengetahui bahwa tito selalu mengikutinya. Awalnya diana menghiraukan kebiasaan tito, namun semakin lama tito membuatnya risih seperti missedcall, meg-chat Diana tanpa membalasnya lagi, memberikan makanan kesukaanya secara tiba-tiba bahkan mengikutinya sampai ke rumah. Itu seperti teror buat diana.
Semakin lama tito mempunyai gangguan kepribadian yaitu Erotomania. Gangguan itu membuanya menderita. Diana juga semakin risih bahkan ketkutan, sudah beberapa kali Diana melaporkan tito ke sabpam kampus, namun tetap saja tito mengikutinya. Akhirnya dengan tekat yang kuat tito meyatakannya perasaanya. Dengan membawa sekuntum bunga mawar tito mendekati diana yang sedang membaca buku di teras kampus. Dengan duduk di sebelah diana tito memberikan bunga mawar dan berkata “I LOVE YOU”. Diana kaget namun diana masih menyimpan amarah pada tito. Bunga mawar yang tito berikan diana remuk dan buang ke dalam got. “Jangan ganggu aku lagi!! Aku membencimu” teriak diana dan berlalu pergi. Kata-kata tersebut membuat hati Tito hancur. Selang 1 minggu setelah kejadian tersebut tersebar berita seorang mahasiswa STISIPOL Candradimuka bunuh diri di kamar mandi karen depresi. Mahasiwa itu adalah Tito. Diana kaget dan menyesal telah berbicara keras pada Tito.
3 bulan berlalu, Diana udah memiliki kekasih namun ada beberapa kejadian yang aneh menghatui Diana seperti ada yang mengkutinya, memandanginya, bahkan menelepon dengan nomor tidak diketahui. Semua kejadian ini persis seperti dulu yang dilakukan oleh tito. Suatu hari Diana pulang malam dari kampusnya karena ada mempersiapkan acara Himpunan Jurusan yang akan diselenggarakan besok. Saat Diana melewati lorong kampus diana merasakan ada yang mengikutinya. Benar saja, dari balik pintu kamar mandi ada seseorang memkai jaket sampai menutupi wajahnya perlahan menuju ke arah Diana. Diana panik lalu berlari, orang misterius tersebut masih mengejar diana hingga ke sudut kampus.

itu saja dari yola. semoga suka ya ^^ 
sampai ketemu di cerita yola selanjutnya

Tuesday, March 26, 2019

TAHAP PASKA PRODUKSI : MENYUTRADARAI GAMBAR


A.      TAHAPAN PASKA PRODUKSI

Tahap paska produksi yang secara umum sering disebut dengan tahap editing ini merupakan tahap akhir yang dilakukan setelah selesai shooting atau pengambilan gambar dengan unsure suara maupun visual lainnya.
Editing adalah pekerjaan memotong-motong dan merangkai (menyambung) potongan-potongan gambar sehingga menjadi film berita yang utuh dan dapat dimengerti. Post production atau disebut juga bagian editing, merupakan bagian yang akan mensortir hasil-hasil shooting, baik drama maupun non-drama.
Didalam dunia broadcasting terdapat  tiga langkah utama, yaitu editing offline, editing online, dan mixing :
Editing offline
Setelah shooting selesai, script boy/girl membuat logging, yatiu mencatat kembali semua hasil shooting berdasarkan catatan shooting dan gambar. Di dalam logging time code (nomor kode yang berupa digit frame, detik, menit, dan jam dimunculkan dalam gambar) dan hasil pengambilan setiap shoot dicatat. Kemudian berdasarkan catatan itu sutradara akan membuat editing kasar yang disebut editing offline. Sesudah editing kasar ini jadi, reporter membuat naskah yang dilengkapi dengan uraian narasi, timecode, dan bagaian-bagian yang perlu diisi dengan ilustrasi musik.
Editing online
Berdasarkan naskah editing, editor mengedit hasil shooting asli. Sambungan-sambungan setiap shoot dan adegan (scene) dibuat tepat berdasarkan catatan time-code dalam naskah editing. Demikian pula sound asli dimasukkan dengan level yang seimbang dan sempurna. Setelah editing online ini siap, proses berlanjut dengan mixing.
Mixing (pencampuran gambar dengan suara)
Narasi yang sudah direkam dan ilustrasi musik yang juga sudah direkam, dimasukkan ke dalam pita hasil editing online sesuai dengan petunjuk atau ketentuan yang tertulis dalam naskah editing. Keseimbangan antara sound effect, suara asli, suara narasi dan musik harus dibuat sedemikian rupa sehingga tidak saling mengganggu dan terdengar jelas.

A.     JENIS-JENIS EDITING

Editing Kontinuitas

Editing kontinuitas disebut juga dengan continuity cutting yang digunakan untuk menyambungkan potongan video agar berkesinambungan. Sehingga dari hasil penyambungan ini menghasilan shot satu dengan shot yang lain, menjadi sebuah cerita, pesan kepada penonton. Meskipun penyambungan ini bukan bagian dari shot sebelumnya, selama video sudah berdasarkan skrip.

Editing Kompilasi
Editing kompilasi disebut juga dengan compilation cutting. Editing video ini sering digunakan untuk film berita sampai film documenter, survei, laporan, suvei dan analisa dokumentasi. Video-video perjalanan juga sering menggunakan editing compilasi. Pada dasarnya, editing compilasi digunakan untuk jenis video yang bersifat snapshot. Dimana pengambilan video ini menitikberatkan untuk memberikan informasi visual dan menyenangkan.

EDITING KONTINUITAS DAN KOMPILASI
Continuity and compilation istilah umumnya. Editing ini digunakan untuk jenis film-film cerita. Video film pada dasarnya menggunakan editing kontinuitas dapat kamu gunakan, juga menggunakan editing kompilasi juga dapat digunakan. Jadi, semisal kamu memiliki longshot introduksi dan terdapat sekuen editing yang melibatkan waktu dan ruang yang berkesinambungan, kamu dapat memberikan impresi. Impresi adalah terjadi komunikasi film yang diputar dengan penonton. Impresi itu semacam bumbu agar penonton ikut merasakan emosi si pemain atau video yang sedang diputar.


B.TRANSISI DALAM EDITING

Cut

Transisi jenis ini merupakan transisi secara tajam antara satu gambar ke gambar lainnya. Transisi dengan cut ini terjadi secara langsung antar obyek. Sementara itu cut merupakan transisi yang paling sering digunakan dalam proses editing. Adapun fungsi dan juga kegunaan dari cut sendiri adalah untuk menggambarkan detail dari suatu obyek, meningkatkan atau menurunkan irama kejadian, transisi yang berhubungan dengan perubahan tempat dan waktu serta transisi yang melibatkan aksi yang berkesinambungan.  Selain itu cut ini juga sesuai untuk video yang bertemakan perjuangan, semangat yang sedang bergairah.
Cara melakukan transisi dengan cut ini juga cukup mudah yaitu tinggal memilih gambar yang ingin dipindah lalu di cut dan ditempatkan pada durasi yang diinginkan. Saat melakukan cut kita harus memperhatikan letak pemotongan agar tidak merusak kualitas video. Jenis cut sendiri terbagi sebagai berikut.
Straight Cut
Straight Cut merupakan jenis transisi cut yang mana shot A digantikan dengan shot B tanpa ada interupsi sebelumnya seperti pergantian suasana dari siang ke petang, dan lain sebagainya.
Match Cut
Match cut merupakan jenis penggabungan dua shot dengan ketentuan obyek memiliki ukuran dan besar yang sama.
Jump Cut
Jump cut yaitu pergantingan shot yang tidak berkesinambungan yang diakibatkan karena perbedaan antara shot pertama dengan shot kedua. Misalnya lompatan shot dari adegan dirumah yang kemudian menampilkan adengan suasana di pantai, pegunungan atau yang lainnya. Penggunaan cut ini sangat sesuai untuk video yang bertemakan keceriaan, kesenangan, antusiasme, dan semangat juang yang tinggi.

Dissolve
Perpindahan dengan dissolve terjadi secara berangsur-angsur dengan cara bagian akhir dari gambar pertama perlahan-lahan tercampur dengan gambar berikutnya. Setelah itu gambar kedua terlihat semakin jelas. Perpindahan jenis dissolve in biasa digunakan untuk menjembatani shot action, saat pergantian tempat dan waktu, dan penunjuk hubungan antara dua shot.

Fade
Fade merupakan jenis transisi yang dilakukan pada awal atau akhir sebuah adegan melalui sebuah blank. Fade sendiri dibedakan menjadi dua jenis yaitu fade in dan fade out.
Fade In
Fade in adalah perubahan dari gelap ke terang yanga mana diawali dengan sebuah kedaan gelap kemudian muncul gambar dalam keadaan normal kemudian berangsur-angsur berada pada kondisi normal.
Fade Out
Sementara itu, fade out adalah kebalikan dari kondisi fade In, yang mana gambar bertransisi dari kondisi terang ke keadaan gelap hingga gambar tersebut berubah dalam kondisi normal.
Wipe
Transisi dengan wipe merupakan transisi dimana satu gambar tergantikan oleh gambar lain seolah-olah gambar yang pertama terdorong keluar oleh gambar kedua hingga sepenuhnya gambar kedualah yang muncul di layar.  Wipe sendiri menggunakan efek sapuan yang tajam sehingga shot selanjutnya bisa menggantikan shot yang pertama. Pergantian dengan wape ini biasanya digunakan untuk mengawali sebuah adegan dalam cerita, mengisyarat perbedaan waktu, dan perubahan tempat. Program-program acara yang sangat menguntungkan bila menggunakan pergantian gambar secara wipe diantaranya adalah program musik, dan cerita musikal.
Wipe sendiri dilakukan dengan beberapa bentuk yang terdiri dari wipe kanan ke kiri, wipe kiri ke kanan, wipe atas ke bawah, wipe bawah ke atas, dan wipe bentuk yang makin mengecil. Sementara jenis wipe yang masih sering digunakan adalah Invisible wipe yang biasa digunakan ketika terjadi perpindahan lokasi atau adegan.

Sound Transision
Selain transisi gambar, editing bisa dibantu oelh transisi suara yang berupa music,narasi, atau penggalan kata dalam dialog

Super Impose
Yaitu menggabungkan 2 gambar menjadi satu dengan memberikan prosentase yang baik untuk gambar pertama maupun gambar kedua yang bisa jadi tidak sama tergantung kesan yang akan ditimbulkan

Matte Key
Menggabungkan 2 gambar menjadi satu dengan membuat kunci pada satu gambar seperti contoh pertama gambar dibuat sebagai lingkaran dengan gambar yang blur atau kurang jelas sedangkan gambar kedua ditaruh ditengahnya.

Chroma Key
Menggabungkan 2 gambar dengan menggunakan background warna biru, hijau, hitam atau merah dengan cara memberikan background warna tersebut pada gambar pertama yang digabungkan dengan gambar kedua sebagai background sehingga hasilnya adalah subyek pada gambar pertama sudah tergabung satu dengan background yang ada pada gambar kedua.

Review Film Dilan : Cerita SMA ala Dilan 1991



Sebagai film yang diambil berdasarkan novel, cerita dibuat hampir sama dengan versi tulisannya. Tentu saja, bagi mereka yang sudah membaca versi novel sudah bisa menebak apa yang terjadi di akhir cerita. Namun bagi yang ingin menonton versi layar lebar dari novel yang sudah mendapatkan cetak ulang ke-34 ini, kisah cinta yang menarik dari Dilan dan Milea memberikan perasaan hangat dan mengungkit kenangan masa lalu.

Tema yang diangkat pun menarik untuk diceritakan. Cerita SMA. Ah, siapa yang bisa lupa dengan kisah cinta di SMA? Masa-masa pdkt, jadian, hingga akhirnya harus putus di tengah jalan karena berbeda pandangan. Bahkan mungkin jika tidak berakhir bahagia, siapa yang bisa lupa dengan perasaan mengagumi tanpa memiliki yang sering didengungkan oleh remaja-remaja labil saat ini.

Cerita masa SMA memang menjadi magnet tersendiri bagi penontonnya. Sebut saja Ada Apa dengan Cinta atau Catatan Akhir Sekolah, semuanya mengeksplorasi perasaan hangat yang ditinggalkan ketika beranjak dewasa. Semua orang bisa dengan mudah masuk ke dalam cerita dan berandai-andai mengalami kisah cinta yang sama dengan Dilan dan Milea.

Jangan buru-buru keluar dan menagis setelah menonton film ini. Berbeda dengan film pertamanya, film Dilan 1991memiliki post credit scene yang mengungkapkan sekilas tentang Dilan, menimbulkan perasaan geregetan setelah melihat akhir film. Hati-hati baper tingkat dewa hadir setelah menonton film ini. Dan jangan lupa, disarankan tidak nonton sendirian jika tak ingin tertawa dan sendu di bioskop melihat yang lain berpasangan.

Tahap Produksi : Bermain dengan Kamera




A.      Tipe Produksi
Tahap produksi adalah proses proses perekamana baik gambar baik gambar maupun suara secara langsung maupun terpisah.
Beberapa tipe produksi
1.       Single-System Productio
Proses produksi film atau video dimana diambil hanya gambarnya saja 
2.       Double-System Production
Proses produksi film atau video yang diambil adalah gambarnya saja atau videonya sekaligus dengan audionya.

B.      Frame Cutting Point/Ukuran Gambar
1.       Extreme Close Up/ECU/XCU
Shot detail suatu objek
2.       Big Close Up/BCU/Tight Close Up
Shot sangat dekat.
3.       Close Up/CU?Full Close Up
Shot sangat dekat
4.       Medium Close Up/MCU/Bush Shot/chest Shot/Close Shot
Shot sangat dekat.
5.       Medium shot
Shot agak dekat sekitar ½ dari objek
6.       Knee Shot/KS/3/4 Shoot/Medium long Shot/MLs/Medium Full Shot
Shoot tiga seperempat objek.
7.       Full Shoot
Shoot objek secara penuh
8.       Long Shot/LS
Shot Jauh untuk menampilkan objek secara keseluruhan
9.       Extremen long shot/ ELS
Shot sangat jauh yang memperhatikan objek lebih kecil dari backgroundnya.

C.      Gerakan Kamera
1.       Panning (Pan Right, Pan Left)
Gerakan kamera secara keseluruhan
a.       Following Pan
Menggerakkan kamera tanpa mengubah posisi kamera dari kanan ke kiri atau dari kiri ke kanantanpa dengan cara mengikuti atau menyusuri objek dengan lingkInungn sekitar.
b.      Survening pan
Gerakan kamera menyusuri objek berupa deretan orang atau rumah mupun pemandangan secara perlahan lahan.
c.       Interupted Pan
Kerakan kamera perlahan-lahan menyusuri sebuah objek tapi dengan tiba-tiba berhenti untuk menghubugkan dengan dua buah objek yang tadinya terpish antara satu dengan subjek lainnya.
d.      Whipe pan
Gerakan yang dilakukan dengan sangat cepat sehingga terkadang penonton tidak dapat melihat gambar secara rinci.
e.      Tilting (Till up, Till Down)
Pergerakan kamea secara vertikal tanpa mengubah posisi kamera
f.        Dolly/Track (Dolly In/Dolly Out, Track In/Track Out)
Pergerakan mendekati atau menjauhi objek heandheld dengan tripod maupun dolly atau rel
g.       Follow Tracking (follow track right, follow track left)
Pergerakan kamera dolly atau track yang dilakukan dimana kamera bergerak sejajar dengan objeknya.
h.      Pedesta/Boom (Pedestat/Boom/levate up, pedesta/Boom/Elevate Down)
Pergerakan kamera di atas alat bantu bernama Pedesta yang merupakan penyangga atau landasan kamera yang mampu digerakkan naik dan turun
i.         Crane/Boom (Crane Up/Donwn, Boom up/Down)
Alat bantu kamera uang bernama Crame atau sering disebut dengan balalai kamera ini juga bisa digerakkan naik dan turun.
j.        Zooming (Zoom in, Zoom Out)
Gerakan kamera yang ditentukan oleh gerak lensa.
k.       Crab/Truck (crab left/Truck left/right)
Pergerakan kamera yang menggeser kamera ke samping baik kiri maupun ke kanan.
l.         Anggel/ Sudut Pandang kamera
1.       Straight/Normal/ Eye-level Angle
Merupakn sudut pengambilan gambar yang normal dimana kamera mengambil gambar subyek dengan ketikan normal (Sejajar mata orang dewasa
2.       Low Angel
Pngambilan gambar dari bahawah yang menampakkkan subjek mempunyai kekuasaan dan kekuatan.
3.       Hight angel
Penempatan kamera lebih tinggi daei objek.

Monday, March 25, 2019

TALKSHOW GENPI SUMSEL TENTANG FILM LEGENDA DI PALEMBANG SQUARE




Minggu, 10 Maret 2019 Mahasiswa/i Ilmu Komunikasi Stisipol Candradimuka datang ke acara seminar seru yakni Talkshow dan Sharing tentang Film Legenda di Palembang Square Mall.

Tema Talkshow kali ini adalah Genpi Sumsel dan Kreativitas Membuat Film Legenda Sumsel. Talkshow ini juga membahas tentang bagaimana cara pembuatan film pendek di jenis film legenda. selain itu seminar ini juga mengadirkan talkshow interaktif yang di moderatori oleh  Ibu Sumarni Bayu Anita, S.sos, M.A selaku Ketua Umum Genpi Sumatera Selatan


Untuk seminar kali ini dibahas bagaimana tata cara dalam pembuatan film pendek itu sendiri bagaimana langkah awal pembuatan film tersebut, bagaimana jika isi film tersebut tidak sesuai dengan Judul yang telah dibuat, apakah film legend tersebut bisa di buat secara modern/tidak.

Beberapa Narasumber yang memberikan informasi diantaranya adalah:
1. Nanda Dadidut
2. Mamaskiki
3.Ade Prabella
4. Nisa Wabbern

Takshow ini sendiri diadakan di jam 14.00-17.00 , gak cuma Takshow aja ada DoorPrize 5 voucher Musillicious Food Festival senilai 10.000 dan saya salah satu orang yang medapatkan doorprize. Alhamdulillah…


A.    SINOPSIS

Surat Kecil Untuk Tuhan adalah sebuah film yang di angkat dari novel karya Agnes Davonar yang menceritakan tentang perjuangan seorang gadis remaja melawan kanker ganas. Gadis itu bernama Gita Sesa Wanda Cantika yang biasa dipanggil Keke, ia berusia 13 tahun.

Keke divonis mengidap penyakit kanker jaringan lunak salah satu penyakit kanker lunak yang pertama kali terjadi di Indonesia. Kanker itu menyerang wajahnya dan membuat parasnya yang cantik menjadi seperti monster, dokterpun mengatakan kalau hidupnya hanya tinggal beberapa bulan saja.

Mendengar vonis tersebut ayah Keke tidak menyerah, ia berjuang agar Keke dapat lepas dari vonis kematian. Perjuangan sang ayah menyelamatkan putrinya begitu mengharukan, Keke menyadari hidupnya akan berakhir kemudian menuliskan sebuah surat kecil untuk Tuhan.

Tuhan memberikan anugerah kepada Keke, ia mampu bertahan bersama kanker itu selama tiga tahun lamanya walau pada akhirnya ia menyerah.

B.            UNSUR INTRINSIK

1.    Tema                    : Perjuangan seorang gadis melawan kanker.
2.    Penokohan           :
a.    Keke         : Pantang menyerah, baik, pandai, cantik.
“Selamat, hasil ujian Keke nilainya bagus. Keke terbaik ketiga di kelas!”   
b.    Ayah Keke           : Sabar, baik, selalu berusaha.
“Tapi ayah tidak menyerah begitu saja.”      
c.    Fadha       : Percaya diri, tomboy, baik.
“Walaupun dia berbadan gemuk, dia mempunyai PD alias percaya diri yang tinggi dan agak tomboy.”    
d.   Andi          : Tampan, sabar, dan baik.
“Dia merupakan sosok pria yang tampan, dan hobi bermain basket.”          
3.    Latar                     :
a.    Waktu       :
Pagi hari       : “Suara kicau burung di pagi hari, terdengar
 menembus langit-langit kamarku.”  

Siang hari: “ Cuaca siang yang panas membuat aku sedikit
lemah pada saat itu, tapi aku tidak ingin menunjukan kepada timku.”
Malam hari: “Malam hari ketika aku bangun, ayah, kak Chika,
dan kak Kiki mengajak aku makan malam diluar sambil mencari angin segar.”       
b.    Tempat :
Jakarta          : “Kamipun membeli rambut palsu WTC ternama
di Jakarta.”    
Bandung      :  “Suasana berubah seketka kami memasuki kota
 Bandung.”    
Singapura: ” Setelah sepanjang malam kami berjalan dan
Menikmati kota Singapura, tubuhku terasa letih dan tak kuat berjalan kembali menuju rumah sakit.”

4.    Alur          :           maju
Tahapan alur    :
a.    Pengenalan
Keke adalah seorang anak yang cantik dan pandai, ia suka bermain volley. Ia juga memiliki banyak kawan dan tentunya memiliki keluarga yang bahagia walaupun ayah dan ibunya telah berpisah, namun ia selalu bahagia dengan apa yang ia miliki.
b.    Pemunculan Konflik
Kak Kiki kakaknya Keke menderita sakit mata, memang pada saat itu sakit mata sedang banyak menyerang siswa disekolah Keke. Dan pada saat itu juga ternyata Keke tertular penyakit mata itu, sehingga mata Keke membengkak. Awalnya memang bengkak biasa, namun lama kelamaan bengkak itu makin membesar sampai wajah Kekepun ikut membesar. Dan dokterpun memvonis bahwa Keke mengidap penyakit kanker jaringan lunak yang amat ganas.
c.    Konflik Memuncak
Lama-lama kanker itu mulai melemahkan Keke, tapi ayah Keke terus berusaha untuk menyembuhkan Keke. Setelah melakukan pengobatan alternatif kesana kemari, keadaan Keke tak kunjung membaik. Hingga akhirnya Keke bertemu dengan seorang profesor yang hebat. Kemudian Keke melakukan pengobatan kemoterapi. Kemoterapi ini berhasil, walaupun Keke harus meraskan dingin dan rambutnya yang berguguran.
d.   Penurunan Konflik
Kanker tersebut sempat hilang, namun kanker itu datang kembali dan semakin menyebar. Namun ayah Keke terus berusaha. Disisi lain Keke terus berusaha untuk membahagiakn orang disekitarnya. Ia pun mulai menyadari bahwa hidupnya takkan lama lagi. Ia makin rajin belajar karna ia ingin tetap belajar pada detik-detik terakhir dihidupnya.
e.    Penyelesaian
Setelah berusaha sedemikian kerasnya dengan tak ada hasil, maka ayah Keke mulai merelakan Keke jika Keke harus pergi meninggalkannya. Saat Keke dirawat di rumah sakit, Keke sempat koma untuk beberapa lama, dan sempatterbangun dari komanya. Namun setelah itu ia kembali tertidur dengan tenang untuk selamanya. Ayah dan keluarga yang lain telah merelakan kepergian Keke. Dan pada saat Keke memejamkan mata, seluruh ruangan rumah sakit tempat dimana Keke dirawat harum bunga melati.
5.    Amanat    :
a.                       Dalam menghadapi sebuah cobaan seberat apapun itu, kita harus tetap berusaha untuk bangkit dan tak menyerah.
b.                       Tetap rajin belajar dan menuntut ilmu pada keadaan apapun selama kita masih mampu untuk bernafas.
c.                       Tetap berusaha untuk membahagiakan orang yang kita sayangi dan orang-orang yang ada disekeliling kita.

6.    Sudut Pandang
Orang pertama                        “Tapi sepertinya bila aku terus tertidur, matahari akan marah padaku.



B.        UNSUR EKSTRENSIK
1.      Nilai yang Terkandung dalam Film
a.       Nilai Agama
Dalam novel ini terkandung nilai keagamaan yang islami. Dan mengajarkan kepada pembaca bahwa kita harus lebih banyak bersyukur dan tidak menyombongkan diri.
b.      Nilai Moral
Terkandung nilai moral yang baik, yaitu disaat teman Keke yang yang mengejek dia, Keke tetap diam dan hanya tersenyum dengan ejekan itu. Dan saat Keke jatuh sakit teman yang mengejek Keke meberi dukungan kepada Keke untuk tetap bertahan. Dan itu merupakan nilai moral yang baik untuk para remaja.
c.       Nilai Sosial
Saling membantu dan memberi dukungan kepada kawan dan siapapun yang ada disekitar kita.
d.      Nilai Budaya
Terdapat nilai-nilai budaya di Jakarta, yaitu budaya anak remaja didaerah Jakarta.





BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Cerita Ini di ambil berdasarkan kisah nyata yaitu dari seorang anak perempuan remaja berumur 13 tahun bernama Gita Sesa Wanda Cantika dengan panggilan Keke, Cerita ini bahkan pernah di Filmkan pada Juli 2011 lalu dan ditayangkan di semua Bioskop Indonesia, Lebih jelasnya lagi Baca selengkapnya. ilm yang mulai tayang pada 7 Juli 2011 ini menceritakan suatu pejuangan melawan sakit dan semangat yang kuat untuk mencapai impian seorang gadis remaja penderita kanker Rabdomiosarkoma atau kanker jaringan lunak bernama Gita Sesa Wanda Cantika. Kanker ganas tersebut menyerang bagian wajah dari gadis remaja yang lahir pada 15 Juli 1991. Saat masih berumur 13 tahun, dokter mengatakan kepada ayah gadis yang kerap disapa Keke, bahwa umur anaknya hanya dapat bertahan 5 hari lagi jika tidak segera melakukan operasi. Sungguh suatu pernyataan yang membuat hati sang Ayah mendapatkan tekanan yang sangat berat. Oleh karena itu, pihak keluarga merahasiakan kanker tersebut pada Keke. Walau akhirnya ia tahu ia terserang kanker ganas, ia pasrah dan tidak marah pada siapapun yang merahasiakan penyakit maut itu padanya. Karena kebesaran Tuhan, Keke akhirnya berhasil sembuh dari kanker tersebut. Keberhasilan dokter Indonesia menyembuhkan kasus kanker yang baru pertama kali terjadi pada putri Indonesia ini menjadi prestasi yang membanggakan sekaligus membuat semua Dokter di Dunia bertanya-tanya. Namun, kanker tersebut kembali menyerangnya. Dalam film-nya, Keke mengalami kelumpuhan dan kebotakan. Dokter menyerah terhadap kankernya. Keke menyadari bahwa napasnya tidak panjang lagi. Dia tetap bersyukur dan menuliskan sebuah surat kecil untuk Tuhan : Keke menghembuskan napas terakhirnya pada 25 desember 2006 tepat setelah ia menjalankan ibadah puasa dan Idul Fitri terakhir bersama keluarga dan sahabat-sahabatnya, namun kisahnya menjadi abadi. Ribuan air mata berjatuhan ketika biografi pertamanya dikeluarkan secara online. Pesan Keke terhadap dunia berhasil menyadarkan bahwa segala cobaan yang diberikan Tuhan adalah sebuah keharusan yang harus dijalankan dengan rasa syukur dan beriman. Perjalanan waktu, biografi Keke pun dipasarkan secara luas dan kini telah dikemas dalam bentuk film layar lebar dengan judul yang sama "Surat Kecil Untuk Tuhan". Pada akhir film ini, Keke menyampaikan satu permintaan terakhirnya, agar hubungan dalam keluarganya bisa bersatu lagi. Semangatnya untuk tetap menjadi yang terbaik tak sedikitpun melemah. Seperti bintang Sirius yang tetap bersinar terang walau langit tertutup awan.


SARAN
Di harapkan kepada pembaca, makalah ini agar dapat menyimpulkan serta mengetahui makna dari film ini,serta dapat memahami apa yang di ceritakan dalam film surat kecil untuk tuhan,dapat mengetahui apa tema dan siapa saja yang terlibat dalam film ini.

Sunday, March 24, 2019

Tahap Perencanaan Produksi : Menyiapkan Setumpuk list


A.      Scheduling
Penjadwalan seluruh tahap yang akan dikerjakn dalam sebuah produksi yang dimulai dari pra produksi, produksi hingga paska produksi.
B.      Blabalabla
C.      Location Hunting
Melakukan pencarian lokasi sesuai yang dibutuhkan dalam skenario, perlu disusun location list yang memuat seluruh lokasi yang akan digunakan pada saat shooting yang dilengkapi dengan keterangan interior atau eksterior pada setiap lokasi.
D.      Equipment Preparing
List ini memuat seluruh pealata yang akan digunakan pada saat shoting
E.       Set and Property Preparing
Pembuatan set list meliputi bentuk dan tempat dimana set akan dibangun sesuai dengan set designer bedasarkan naskah dan keinginan penata artisttik, sutradara, dan penata kamera.
F.       Wardrobe and make up preaparing.
Catatan jenis baju, asal baju menyewa, baju artis  serta talent yang akan memkainya.
G.     Crew Aseembling
Merupakan list bayaran setiap krew dan merupakan tanggung jawab seorang produser
H.      Adminitrasi/surat-menyurat/ijin/kontrak
Setelah kontrak talent sudah ditandatangani maka produser membuat cast list yang memuat daftar nama talent dan peran yang dimainkannya.
I.        Membuat Shot List
Penyusunan dari shot ke shot lain

Thursday, March 21, 2019

10 Film Favority

Assalamualaikum hai para reader hehehe
terima kasih masih menjadi pembaca setia maupun welcome untuk yang baru membuka blog ku. semoga suka dengan tulisanya ^^.
kali ini yola bakal kasih tau fil favorit yang pernah Yola tonton dan bisa menjadi rekomendasi buat temen-temen semua yang lagi nyari film lama tapi bakalan berkesan di hati (eeaaa).

1. Ayat Ayat Cinta
film ini berkisah tentang fahri seorang mahaiswa asal Indonesia yang menempuh pendidikan di Kairo, mesir. Film ini menceritakan tentang kisah cintanya dan perjuangannya dalam kehidupannya dan kisah cintanya.
film ini aku rekomendasii bangut. apalagi di fil ini nilai agama dan romantisnya kena banget. latar belakang daerah gurun pasir tersebut juga sangat ditunjukkan di film ini.

2. Shamitab


Film yang berasal berasal dari India ini bagus banget untuk penggemar Bollywood yang ingin tema yang unik dan beda dari film Bollywod lainnya. kenapa beda, karena film ini gak ada sama sekali drama ataupun nari-nari sambil nyanyi. apalagi pake acara umpet-umpeta di tian kelapa (hahaha). gak bakalan ketemu di film ini. film yang disutradarai oleh R.Balki dan dibintangi oleh Dhanus dan Amithab Bachan ini bakal bikin kamu arti perjuangan dan arti kesetiaan seorang teman atau patner kamu dalam kehidupan.

3. My Korea Teacher

Film jepang yang dirilis pada tahun 2016 ini menceritakan seorang tourgaid jepang yang ingin belajar bahasa korea karena tuntutan pekerjaan dan akhinya dipertemukan dengan seorang guru asal korea yang kehidupannya seikit menyedihkan T.T namun semua itu berubah saat mereka dipersatukan ada banyak kisah komedi maupun drama yang meceritakan lika-liku kehidupan di film tersebut.

Disutradarai oleh Yuzo Asaraha dan dibintai oleh Nazomi Sasaki dan dan Yesung Super Junior ini bikin perasaan kamu campur aduk, ada sukanya, ada ketawanya ada juga sedihnya. yesung ini juga merupakan idol favorit yola sebenernya ^^.

4. My name is love 
Film dari gajah putih ini meceritakan kisah cinta seseorang dan tugasnya menjadi dewa cinta. apabila 3 misi cinta tidak berhasil maka ia tidak akan bisa lagi jatuh cinta dan selamanya akan menjadi dewa cinta.

film yang disutradarai oleh Waksin Pokpong dan dibintangi oleh arak amornsupaksiri dan Thunyasupang Jirapreechanon ini bikin kamu ketawa terpingkal pingkal dengan cerita yang dihidangkan dan kamu akan mesem-mesem dengan kisah romantisnya.

5. Cek Toko Sebelah


Film ini menceritakan tentang perjuanga seorang ayah yang mempertahankan toko kelontong yang sudah dirintisnya sejak lama dan hubungan dengan kedua anaknya. film ini juga didasarkan pada realitas etnik tionghoa saat anak beranjak dewasa, kuliah yang tinggi. mirisnya uung-ujungnya bekerja di toko orang tuanya sendiri.
flm yang disutradarai oleh Ernest Prakarsa, Gisella anatasya, Dion Wityoko, Chew Kin Wah, Adnha wirasti dan di rilis pada tahun 20126.

6. Filosofi Kopi

Film yang diangkat dari novel ciptaan Dewi Lestari ini meceritakan 2 orang teman yaitu Ben dan Jody membuka kedai kopi yang bernama Filosofi Kopi. film ini juga menceritakan lika-liku mereka dalam merintis usaha kedai kopi tersebut.
film yang diliris pada tahun 015 ini dibintangi oleh Chico Jerikho dan Rio Dewanto ini bakal membawa kita kedalam sebuah arti kerja keras dan arti kopi sesungguhnya.

7. Sudeenly 20
Suddenly Twenty merupakan film produksu Thailand yang diliris pada bulan November 2016. Sudeenly Twenty ber-genre komedi-romantis. Film ini berdurasi dua jam ini menceritakan kehidupan seprang wanita yang memiliki bakat bernyanyi

Film ini dibintangi oleh Davika Hoorne, kritsanapoom pibulsonggram, dan saharat sangkapreecha bikin kamu selalu tertawa dan film ini gak pernah bosen ditonton berulang ulang.


8. Big Boss Baby

Film The Boss Baby diadaptasi dari buku cerita bergambar karya Marla Frazee yang rilis di tahun 2010. Kisahnya berawal dari Tim Templeton (Miles Christopher Bakshi), bocah berusia 7 tahun yang merasa kehidupannya sangat sempurna. Sebagai anak tunggal, Tim sangat disayang oleh kedua orang tuanya, Ted (Jimmy Kimmel) dan Janice (Lisa Kudrow). Sayangnya kebahagiaan Tim tidak berlangsung lama karena datangnya anggota baru, bayi laki-laki yang sangat menggemaskan bernama Theodore alias Boss Baby (Alec Baldwin). Bencana pun mulai datang, Tim yang sudah terbiasa dimanja orang tuanya terpaksa harus berbagi kasih sayang dengan Boss Baby. Kehadiran Boss Baby pun membuat hari-hari Tim berubah 180 derajat.

Kisah dalam ini bercampur antara komedi, petualangan dan romatis ditambah dengan tingkah menggemaskan dari Boss Baby bikin kamu akan lebih menyukai film ini.


9. Train To Busan

Train to Busan ini adalah film garapan sutradara Yeon Sang Ho yang bergenre horor thriller dengan konsep zombie apocalypse. Selain Gong Yoo, pemain-pemain film yang memang sudah tenar juga berperan di sini, mereka adalah  Ma Dong Seok (berperan sebagai Sang Hwa) dan Jung Yumi (berperan sebagai Sung Kyung, istri Sang Hwa), sepasang suami istri yang berlovey dovey tapi terkadang suka keki-kekian juga karena istrinya masih sensitif dengan kandungannya, yang berada di gerbong yang sama dengan Seok Woo dan anaknya tadi. Lalu, ada Choi Woo Shik (berperan sebagai Young Guk), yang berperan sebagai pemain baseball, dan kekasihnya yang diperankan oleh Ahn Sohee mantan girl grup Wonder Girls (berperan sebagai Jin Hee). Kim Eui Sung berperan sebagai Yong Suk (Ini bapaknya Hyo Joo di drama W, haha). Mereka inilah yang sama-sama berjuang melawan zombie- zombie yang ada di kereta api.


10. Si Doel the Movies
 Film ini pernah terkenal di seial Tv di indonesia. film ini meceritakan seorang anak betawi yang berusaha dalam mencapai cita-citanya dan kesuksesannya ditambah lagi adanya jalan cinta yang konflik pada ceritanya.
di film ini sang sutradara ingin melnjtkan kembali cerita yang pernah vakum setelah sekian lama yaitu memperjuangkan cintanya kembali di negeri orang. 

Fillm yang disutradarai dan langsung dibintangi oleh Rano Karno, Cornelia Agatha, Mandra, Maudy kusnaedi ini bakalan membawa kita kembali bernostagia dengan cerita filmnya dan film yang sanagt sendu oleh kisah cinta yang ada dalam fim tersebut.

Wednesday, March 20, 2019

THE PRODUCTION TEAM : A TEAMWORK


A.      PRODUCER’S UNIT/UNIT PRODUCER
Tugas utama untuk mengelola aspek finalsial dan organisasional.

Dalam unit produser terdapat beberapa porsonel dengan tugas :
1.       Excutive Producer (produser Eksekutif)
Bertugas pemrakarsa produksi yang mengatur kerjasama tim dengan pendana, bertanggung jawab mengella dan menjadi decision maker dalam tiga aspek yang menjadi tanggung jawab unit yaitu finansial, bisnis, dan organisasional.
2.       Producer/line producer/produser pelaksana
Produser yang menjadi pelaksana harian dengan mengelola produksi sehari-hari dari pembelian material, pembayaran honor personel, pengambilan keputusan kreatif seperti skenario, casting, shooting, editingdan pengaturan jadwal produksi.
3.       Production managemen/manajemer produksi
Penanggungjawab harian selama pelaksana shootig di lapangan.
4.       Unit Manager
Bertanggungjawab atas penyediaan kosumsi, akomodasi, transportasi, penyedian peralatan dan daftar gaji seluruh personel dalam tim produksi.

B.      DIRECTION’S INIT/ UNIT SUTRADARA
1.       Director/ sutradara
Melakukan koordinasi dengan seluruh tim produksi, bertanggung jawab terhadap seluruh keputusan yang berkaitan dengan visualisasi naskah casting, prmilihan lokasi, pembuatan breakdown script, mengarahkan pemain sampai pada pemilihan gambar yang dibutuhkan pada saat editing.
2.       Assistant of Director/ Asisten sutradara
Bertugas untuk mengerjakan detail adminitrasi dan organisasi produk selama shooting, melkukan koordiansi kerja antar krew, mengarahkan akting figuran serta menyiapkan kebutuhan pemain.
3.       Casting Diretion/ casting coordinator/ talent Scout
Tugasnya membantu sutradara melakukan pemilihan terhadp calon-calon pemain yng fotonsial dngan melakukan test kamera sesuai dengan naskah.
4.       Location Scout/ location coordianto
Mencari, meneliti dan mengurus izin lokasi yang akan digunakan sebagai setting saat pengambilan gambar sesuai dengan tuntutan naskah.
5.       Script Cleck/ Pencatat scrip
Tangan tangan sutradara dalam mencatat semua agenda baik saat pngambilan gambar di lapangan maupun di studio.
6.       Acting coach/ Pembimbing acting
Bertugas untuk melatih pemain seperti penari atau koreografer, pesilat ddl.

  
C.      SCRIPT’S UNITIUTI SKRIP.
1.       Personel dalam script’s skrip
Bertanggungjawab atas penulisan naskah final biasanya belum ada pengarahan tentang frame culting point maupun transisi yang akan digunakan.
2.       Screenplay/teleplay
Bertanggung jawab untuk melengkapi naskah final denganmengarahkan kamera seperti membingkai gambar maupun transisi antar gambar.
3.       Storyboard man/Ilustrator
Membuat Ilustrasi sesuai dengan visualisasi yang dikendaki naskah untuk membuat storyboard.

D.      CAMERAMAN UNIT/UNIT KAMERAWAN
1.       Director of Photography (DPO)/ Cinemaphotgrafer
DOP sebagai kepala unit kamerawan bertanggung jawab untk menghasilkan ouput gmbar pada saat pengambilan gambar agar sesuai dengan tuntutan naskah baik dalam segi teknis, artistik, dramatik maupun komposisi gambar tersebut
2.       Camera Operator
Tenaga teknisi yang membantu cinematographer dalam menangani dan mengoperasikan kamera agar sesuai dengan tuntutan naskah sutradara.
3.       Follow Focus Cameraman/focus filter
Asisten DOP ataau cinematografer yang bertanggung jawab atas pemeliharaan dan perawatan kamera agar menghasilkan gambar yang tajam dan fokus.
4.       Grip
Bertanggungjawab atas dill atau rel kamera baik dalam penempatannya maupun pergerakannya agar dapat menghasilkan gmbar bergerak yang halus .
5.       Gaffer/Electricial Chief/Lighting Director
Mengatur dan mnyiapkan kebutuhan tata cahaya sesuai yang dikehendaki  DOP/cinematografer.
6.       Tecnical Director
Bertanggangung jawab untuk mengatur perekaman gambar dari kamera ke mixer atau perekam.
7.       Video tape Operator
Memeriksa secara teknis agar gambar dan suara dapat terekam dengan sempurna
8.       Juicer,lighting man
Membantu Gaffer dalam menyiapkan seluruh peralatan tata cahaya serta listrik atau diesel.

E.       DESAIGN UNIT/UNIT ARTISTIK
1.       Art Drector/penata Artistik
Menyiapkan seluruh set property, kostum dan make up yang sanagt penting untuk mempengaruhi mutu visual gambar yang hasilkan agar kelihatan indah atau rtistik sesuai dengan selera yang baik.
2.       Buyer
Mencari, menyewa datau membeli segala keperluan unit artistitik.


3.       Costum Designer/ Wardobe/Costumer
Bertugas dalam memilih, pembuatan, pencarian dan pemeliharaan kostum yang sesuai dengan karakter pemain dan waktu
4.       Hair-Stylist
menata rambut oemain agar sesuai dengan naskah dan tetap dala keadaan sama meski shootingnya bukan pada hari yang sama.
5.       Make-Up Artist
Memberi dan mempertahankan rias wajah pada saat shooting agar sesuai dengan naskah.
6.       Property Man
Menyiapkan property yang dibutuhkan
7.       Set Designer
Bertugas merancang set sesuia dengan design yang dibuat set designer
8.       Greensman
Menata set yang berasal dari tumbuhan hidup yang berupa semak, pohon dan perdu sesuai naskah dan tanggung jawab atas pemeliharaannya.

F.       SOUND’S UNIT/ UNIT TATA SUARA
1.       Sound Director/Floow Mixer/Audio derector/Penata Suara
Merekam suara agar menghasilkan suara yang prima, ia juga bertugas mengarahkan anak buahnya dalam peletakan mikrfon.
2.       Cableman
Mnyiapkan dan mengurus kabel antara mikrofon dan kabel pada saat shooting
3.       Music Director
Menyiapkan ilustrasi musik atau theme song sebuah produksi sesuai naskah.

G.     UNIT’S EDITOR/UNIT EDITOR
1.       Chief editor/ Editor
Bertanggungjawab atas seluruh proses penyambungan gambar memlalui pemilihan transisi atar gambar sesuai naskah.
2.       Editor Assistant
membantu editor mengatur adminitrasi sebagai shot serta menyambung shot.
3.       Joiner
Petugas nyusus menyambung film secara teknis di ruang penyuntingan

H.     UNIT PRODUKSI LAIN
1.       Developer
Bertaggungjawab atas pencusian film di labolatorium processing film.
2.       Examiner
Bertanggungjawab memerika film secara fisik untuk memilih film mana yang rusak dan baik agar bisa masuk dalam proses editing.
3.       Grader
Bertanggungjawab atas penentuan kepekatan warna (color dan desity) sebuah negatif film dalam proses munuju positif film.
4.       Jene
Bertanggungjawab atas sumber listrik berupa generator set dalam proses shooting.

5.       Goes-for
Bertanggungjawab untuk pekerjaan-pekerjaan kecil tapi peting yang dibutuhkan oleh crew lain.
6.       Grafphic Designer/ Animator
Bertanggungjawab atas pembuatan graphic maupun animasi yang digunakan untuk melengkapi visualisasi produksi.
7.       Visual effects
Bertanggungjawab atas membuat spesial efek yang dibutuhkan dalam fim.